Monday, January 21, 2013

contoh proposal skripsi


PROPOSAL SKRIPSI
Hubungan kebiasaan bermain game terhadap kesehatan pencernaan di dusun siaga sungai raya









Disusun Oleh :

ERIYANTO
(I31111027)



PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
PONTIANAK
2013

PROPOSAL SKRIPSI
JUDUL SKRIPSI
Hubungan kebiasaan bermain game terhadap kesehatan pencernaan di dusun siaga sungai raya

A.    Latar Belakang Masalah
Dalam era teknologi ini dunia semakin berkembang,perkembangan yang sangat pesat terjadi hampir di semua aspek kehidupan,mulai dari dunia komunikasi,pendidikan,perdagangan dan dunia hiburan,salah satu hiburan yang paling di gemari di masyarakat adalah game online,penggemarnya sangat bervariatf mulai dari anak-anak hingga orang dewasa juga menyukainya,bermain game online adalah suatu hal yang sangat menyenangkan,sehingga ada yang melakukanya lebih dari delapan jam dalam sehari.berbeda pada masa lampau,game yang di mainkan pada masa lampau adalah game game tradisional yang lebih menjurus kepada olah raga yang tentunya saja akan membuat orang yang memainkanya terasa segar dan bersemangat.pada masa lampau bermain atau memainkan permainan harus menggerakan tubuh,berlari,melompat,dan terus bergerak,namun karena kemajuan teknologi kini memainkan permainan dapat dilakukan hanya dengan duduk di depan computer dan anda pun akan dimanjakan dengan berbagai jenis permainan menarik dari berbagai perusahaan game,baik yang lokal maupun internasional.dalam bermain game ini anak-anak dapat memainkannya hingga lebih dari delapan jam dalam sehari,tentunya bukanlah waktu yang singkat,kebanyakan anak-anak di perkotaan cendrung menghabiskan sepertiga harinya untuk duduk di depan computer dan memainkan game faforit mereka,tentunya kebiasaan ini bukan tidak ada efeknya,terutama pada kesehatan pencernann.oleh karena itu perlu di lakukan penelitian terhadap hal tersebut mengingat anak-anak adalah asset masadepan bangsa,tentunya perhatian kepada mereka adalah sangat penting.
B.     Rumusan Masalah
Merujuk pada paparan diatas, maka diambil beberapa rumusan masalah guna pembahasan sebagai batasan penelitian, antara lain :
  1. Apasaja yang membuat anak-anak suka bermain game?
  2. Sejauh mana mereka menyukai game yang mereka mainkan?
  3. Berapa lama anak-anak bermain game dalam sehari?
  4. Bagaimana status kesehatan pencernaan mereka?
C.    Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian adalah rumusan tentang hal yang akan dicapai oleh kegiatan penelitian (Dhofir, 2000:21).
Berdasarkan permasalahan diatas maka tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan skripsi ini adalah :
1.      Ingin mengetahui penyebab kebiasaan bermain game pada anak di dusun siaga
2.      Ingin mengetahui sejauhmana anak-anak tersebut menyukai game
3.      Mengtahui berapa lama mereka bermain game dalan sehari
4.      Memahami hubungan bermain game terhadap kesehatan penc
D.    Manfaat Penelitian
Kegunaan penelitian adalah follow up penggunaan informasi yang tertera dalam kesimpulan (Dhofir, 2000:21)
Dari setiap penelitian yang dilakukan dipastikan dapat memberi manfaat baik bagi objek, atau peneliti khususnya dan juga bagi seluruh komponen yang terlibat didalamnya. Manfaat atau nilai guna yang bisa diambil dari penulisan skripsi ini adalah :
  1. Segi Teoritis
a.       Untuk pengembangan ilmu pengetahuan khususnya dalam dunia penelitian dan kesehatan
b.      Untuk memperkuat teori tentang pengaruh aktifitas terhadap kesehatan manusia

  1. Segi Praktis
a.       Dapat mengantisipasi pengaruh buruk bermain game pada kesehatan pencernaan
b.      Sebagai observasi pada kebiasaan yang terjadi di masyarakat
c.       Sebagai bahan referensi dan bahan dokumen untuk penelitian lebih lanjut.

E.   Metode Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif, yaitu mencari hubungan antara variabel bebas (pengaruh kebiasaan bermain game) dengan variabel terikat (kesehatan pencernaan). Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional, dimana variabel-variabel yang termasuk faktor risiko dan variabel-variabel yang termasuk  faktor efek diobservasi sekaligus dalam waktu yang sama (Notoatmodjo, 2005).  


F.        Langkah kerja
a.       Teknik pengumpulan data
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara langsung pada pasien menggunakan kuesioner tentang kebiasaan bermain game lama dan faktor-faktor terkait yang telah terstuktur yang dilakukan sendiri oleh peneliti dan data mengenai kunjungan langsung ke warnet dimana anak-anak bermain game. Lembar wawancara ini berisi pertanyaan tentang identitas, kepuasan pasien, dan praktek personal hygiene oleh perawat .

b.      Analisis dan pengolahan data

1.      Pengolahan Data
            Agar dalam penelitian menghasilkan informasi yang benar, ada empat langkah-langkah yang harus dilalui, yaitu :
a)      Editing
Mengecek isi formulir atau  jawaban kuesioner sudah diisi semua atau belum.
b)      Coding
      Memberikan nilai pada lembar jawaban dan kemudian menjumlahkan nilai jawaban pada masing-masing lembar kuesioner.
1)      Variabel efek negative terhadap system pencernaan
Kuesioner pada variabel efek negative terhadap pencernaan terdiri dari 20 item pertanyaan dengan jumlah skor bermain game lama  dengan nilai terendah 20 dan nilai tertinggi 100.
Dikategorikan sebagai berikut :
Kode 1 : efek negative bermain game rendah jika skor 20 – 46.
Kode 2 : efek negative bermain game sedang jika skor 47 – 74.
Kode 3 : efek negative bermain game tinggi  jika skor 75 – 100.
2)      Variabel bermain game lama
Kuesioner pada variabel praktek personal hygiene terdiri dari 10 item pertanyaan dengan jumlah skor praktek personal hygiene dengan nilai terendah 10 dan nilai tertinggi 30.
Dikategorikan sebagai berikut :
Kode 1 : keadaan buruk jika 10 – 16.
Kode 2 : keadaan cukup jika 17 – 23.
Kode 3 : keadaan baik jika 24 – 30.

a)      Entry Data
Memasukkan data atau jawaban kuesioner yang sudah dinilai ke dalam perangkat komputer.
d)     Tabulating
Mengolah data yang sudah dientry tentang efek negatif dan bermain game lama menjadi tabel distribusi frekuensi dan dalam bentuk diagram tebar sehingga mudah dibaca . 

2.  Analisis Data
Terkait sifat penelitian ini, yaitu menggambarkan secara deskriptif dan pengujian hipotesis, maka data yang telah diolah disajikan dalam bentuk tabel-tabel frekuensi dan menggunakan analisis statistik untuk selanjutnya dianalisis lebih lanjut dengan menggunakan piranti lunak statistik. Berdasarkan tujuan dari penelitian ini maka beberapa teknik analisis data yang akan dalam penelitian ini adalah :
a.       Analisis univariat ( diskriptif )
Tujuan dari analisis ini adalah untuk menjelaskan atau mendiskripsikan karakteristik masing-masing variable yang diteliti, yaitu variabel bermain game lama dan efek negative terhadap pencernaan.
- Variabel Independen : bermain game lama berefek buruk skor 10 – 16, bermain game lama berefek baik bila skor 17 – 24, bermain game lama berefek baik bila skor 28 – 36.
- Variabel Dependen : efek negatif rendah bila skor 20 – 46, efek negatif sedang bila skor 47 – 74, efek negatif tinggi bila skor 75-100.
b.      Analisis bivariat
Setelah dilakukan karakteristik masing-masing variabel dapat diteruskan analisis hubungan antara dua variabel . Sebelum variabel bebas dan terikat dianalisis terlebih dahulu dilakukan uji kolmogorov Smirnov. Hasil uji kenormalan ternyata data berdistribusi normal, sehingga untuk mengetahui hubungan antara variabel bermain game lama dengan variabel efek negative terhadap pencernaan digunakan uji korelasi Pearson.

G.landasan teori
I.Pengertian game
Game berasal dari kata bahasa inggris yang memiliki arti dasar Permainan. Permainan dalam hal ini merujuk pada pengertian “kelincahan intelektual” (intellectual playability). Game juga bisa diartikan sebagai arena keputusan dan aksi pemainnya. Ada target-target yang ingin dicapai pemainnya.
Kelincahan intelektual, pada tingkat tertentu, merupakan ukuran sejauh mana game itu menarik untuk dimainkan secara maksimal. Pada awalnya, game identik dengan permainan anak-anak. Kita selalu berpikir game merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak yang dapat menyenangkan hati mereka. Dengan kata lain, segala bentuk kegiatan yang memerlukan pemikiran, kelincahan intelektual dan pencapaian terhadap target tertentu dapat dikatakan sebagai game.
Tetapi yang akan dibahas pada kesempatan ini adalah game yang terdapat di komputer, baik off line maupun online. Saat ini perkembangan games di komputer sangat cepat. Para pengelola industri game berlomba-lomba untuk menciptakan game yang lebih nyata dan menarik untuk para pemainnya. Hal inilah yang membuat perkembangan games di komputer sangat cepat. Sehingga games bukan hanya sekedar permainan untuk mengisi waktu luang atau sekedar hobi. Melainkan sebuah cara untuk meningkatkan kreatifitas dan tingkat intelektual para penggunanya.
Jadi, bermain game adalah suatu proses “fine tuning” (atau penyamaan frekuensi) dari logika berpikir anak-anak kita dengan logika berpikir aplikasi komputer yang canggih tadi. Pada saat bersamaan, game juga secara nyata mempertajam daya analisis para penggunanya untuk mengolah informasi dan mengambil keputusan cepat yang jitu. Namun, tentu saja kenyataan juga harus kita masukkan kedalam perhitungan. Kenyataan itu diantaranya adalah kecanduan para pemain / penggunanya yang akut terhadap permainan komputer semacam ini. Mereka bisa lupa segala-galanya akan tugas mereka yang lain termasuk tugas menuntut ilmu.
Sejarah Game
Generasi game pertama muncul dari ATARI 2600 merupakan konsole game pertama yhang sukses di mansanya atari 2600 ini dirilis pada oktober 1977, waduh kalian sudah lahir blom ya :p nah setelah itu dikenal dengan nama VCS (Video Computer System)
setelah sukses pada generasi pertama atari tidak menyerah sampai disitu saja untuk memajukan dunia game elektronik pada generasi kedua muncullah atari 7800 konsol ini dirilis pada juni 1986 pada atari 7800 ini ada sedikit kemajuan dengan menambahkan joystik sehingga user dapat lebih mudah untuk memainkan konsole game ini namun pada masanya harga dari konsole game ini selangit yaitu $140 wuiih pada jamannya mungkin ini menjadi salah satu permainan termahal.
lalu setelah Atari 7800 ada NES Nintendo entertaintment System nah inilah konsole permainan pertama kali yang menggunakan 8 bit nah nintendo ini menghasilkan produk produk game yang lain daripada yang lain salah satu game yang compatible dengan NES ini adalah super mario bros.. (nah akhirnya kalian tau juga kan knapa saya pasang gambar mario bross di depan karena itu menurut saya sebuah logo untuk perkembangan game dari zaman ke zaman)
setelah NES laris manis dengan super marionya lalu muncul lagi konsole game Sega Mega Drive sega mega drive ini merupakan generasi ke tiga dari dunia game sega menggunakan 16 bit dan dirilis pada tahun 1988, kalau tadi nintendo dikenal dengan super mario brossnya sega juga tidak mau kalah dengan mengeluarkan game sonic the hedhog,
pada generasi ke empat dari sejarah game produksi game semakin menjamur dan berkembang pesat salah satu contoh pada generasi ke empat ini lahirlah playstation merupakan salah satu game konsole terlaris dan menurut saya terbaik di indonesia bahkan di dunia merupakan terobosan baru di dunia game dengan menggunakan 32 bit generasi kelima playstation atau yang lebih akrab kita sebut PS semakin gencar melakukan produksi lainnya yang lebih mutakhir dengan mengeluarkan konsole game PS2 namun pada generasi ke lima ini sangat banyak sekali saingan saingan PS2 ,XBox, sega Saturn, Dreamcast, dari generasi kelima ini sudah mulai banyak perusahaan perusahaan yang memproduksi konsole game.
Generasi sekarang, pada tahun ini sudah banyak sekali konsole game menjamur di dunia PS juga masih terus mengembangkan sistemnya dengan mengeluarkan PS3, Xbox juga mengeluarkan XBOX 360, lalu nintendo juga mengeluarkan WII,
kita tilik dari generasi pertama sampai generasi sekarang perkembangan game sangat cepat sekali berkembang, bahkan sekarang lagi dikembangkan game yang menggunakan kacamata khusus sehingga user dapat terhisap masuk kedalamnya.
Perkembangan Game
Meskipun sejarah perkembangan game berlangsung selama lima dekade, game sendiri tidak populer hingga akhir tahun 1970an. Berikut ini ringkasan sejarah game dan perkembangannya.1958: Ahli Fisika membuat video game pertama yang menyerupai permainan tenis meja.
·  1961: Steve Russel, siswa MIT membuat game komputer interaktif pertama berjudul Spacewar.
·  1966: Ralp Baer menciptakan game interaktif menggunakan televisi.
·  1971: Nolan Bushnell dan Ted Dabney membuat versi arcade Spacewar, yaitu Computer Space.
·  1972: Bushnell dan Dabney mendirikan Atari. Game pertama Atari adalah Pong.
·  1975: Game komputer pertama dirilis, yaitu Gunfight.
·  1976: Coleco merilis konsol video game pertama yang disebut Telstar.
·  1977: Atari mengenalkan video game berbasis kartrid yang dikenal dengan nama Atari 2600.
·  1978: Atari memperkenalkan trackball dalam game Football.
·  1978: Midway merilis Space Invaders yang merupakan game arcade pertama yang menampilkan skor tertinggi.
·  1979: Atari mencoba mengembangkan konsol berhologram bernama Cosmos. Namun konsol tersebut tidak pernah dirilis.
·  1979 Asteroid merupakan game pertama yang dapat memasukkan 3 karakter huruf pemilik skor tertinggi untuk disimpan di dalam mesin.
·  1980: Activision menjadi vendor video game.
·  1980: 300.000 unit Pac-Man dirilis oleh Namco.
·  1981: Arnie Katz dan Bil Kunkel menerbitkan majalah game pertama bernama Electronic Games.
·  1982: Atari mengeluarkan Atari 5200 untuk bersaing dengan Coleco.
·  1983: Nintendo masuk ke pasar Jepang.
·  1985: Game Tetris dikembangkan oleh programer Rusia, Alex Pajitnov.
·  1986: Nintendo NES dirilis di Amerika Serikat.
·  1986: Sega memperkenalkan Sega Master System (SMS) untuk bersaing dengan NES.
·  1986: Atari memroduksi Atari 7800.
·  1989: Nintendo memasarkan produk handheld Game Boy.
·  1991: Nintendo mengeluarkan Super NES di Amerika Serikat.
·  1993: Atari merilis Jaguar, konsol 64 bit pertama di pasaran.
·  1994: Sega Saturn dan Sony Playstation memulai debutnya di Jepang.
·  1995: Sony memasarkan PlayStation di Amerika Serikat.
·  1995: Nintendo merilis Nintendo 64 di Jepang.
·  1996: Demam Virtual Pet Tamagotchi melanda Jepang dan Amerika Serikat.
·  1997: PlayStation menjadi game konsol terpopuler.
·  1998: Sega memperkenalkan Dreamcast di Jepang. Konsol ini bekerja pada Microsoft Windows CE.
·  2000: Sony PlayStation 2 dirilis di Amerika Serikat dan menjadi fenomena baru.
·  2000: Game The Sims dirilis dan menjadi game terpopuler.
·  2001: Microsoft memperkenalkan Xbox dengan built-in hardrive dan port ethernet. Nintendo memperkenalkan GameCube dan GameBoy Advance.
·  2004: Sony memroduksi PSP, konsol portabel beresolusi tinggi.
·  2004: Microsoft menciptakan Xbox 360 untuk bersaing dengan Sony.
·  2006: Nintendo memasarkan Wii, konsol game revolusioner.
·  2006: Sony mengeluarkan PlayStation 3, konsol yang canggih namun mahal.
·  2007: Nintendo merilis Super Mario Galaxy untuk Wii.
·  2008: Grand Theft Auto 4 memecahkan rekor penjualan tertinggi dalam minggu pertama setelah rilis.
·  2008: Wii Fit dipasarkan agar para pengguna merasakan manfaat olahraga dalam konsol.
·  2009: Nintendo Wii Sports menjadi best seller video game.

Dampak positif bermain game
1.              Aktivitas Fisik
Ada banyak video game di pasaran yang dalam pengoperasiannya memerlukan beberapa jenis aktivitas fisik. Apakah itu menari atau bermain gitar. Di sinilah dibutuhkan kecerdikan orang tua untuk memiliki jenis game untuk anak-anak mereka, yang dapat memaksa mereka (anak-anak) untuk bergerak ketimbang harus duduk di sofa sepanjang hari.
2.               Kebugaran dan Gizi
Banyak game yang menggabungkan unsur kebugaran, gizi dan hidup sehat sebagai tujuan utama permainan. Bahkan tidak sedikit  game yang menyajikan tujuan utama permainan mereka pada kebugaran fisik, yang bertujuan mendorong para pemain untuk menurunkan berat badan untuk mempertahankan gaya hidup sehat.
3.              Koordinasi mata dan tangan
Bermain video game sebenarnya dapat meningkatkan ketangkasan anak Anda, yang sangat berguna untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Sebenarnya banyak jenis olahraga yang dapat dilakukan untuk meningkatkan koordinasi antara tangan dan mata, tetapi hal itu kurang menarik keinginan anak-anak untuk mencobanya.
4.               Keterampilan social
Kurangnya keterampilan sosial dan kemampuan untuk berinteraksi dengan orang lain secara teratur dapat merusak perkembangan anak dan bahkan menyebabkan depresi. Anak-anak yang pemalu dan kurang percaya diri ketika bersosialisasi dengan teman mereka mungkin akan lebih mudah membuka diri saat bermain video game. Dengan bermain game online, anak-anak dapat berinteraksi dengan banyak orang, bahkan orang yang tidak mereka kenal.
5.               Peningkatan kemampuan belajar
Kompleksitas games memberikan anak Anda kesempatan untuk meningkatkan keterampilan kognitif seperti memecahkan masalah dan membuat keputusan. Video game telah berkembang ke titik di mana penggunanya harus mengambil kendali dan berpikir sendiri. Bahkan banyak permainan yang mendorong anak untuk menjadi sabar dan kreativ dalam memecahkan sebuah teka-teki sebelum mereka dapat maju ke tahap berikutnya.
6.               Sportivitas dan adil
Sportivitas dan adil (fair play) adalah nilai-nilai yang umum dikembangkan dalam olahraga dan organisasi. Game secara tidak langsung menawarkan Anak Anda nilai-nilai ini, terutama saat bersaing satu sama lain.
7.              Mengurangi stress
Stres tidak hanya dialami oleh orang tua tetapi juga anak-anak. Beberapa orang tua terkadang menaruh harapan dan tuntutan yang sebenarnya anak-anak mereka tidak suka, misalnya terkait hobi dan belajar. Bermain game dapat menjadi jalan keluar bagi anak Anda lepas dari tekanan untuk mengurangi tingkat stres.
8.              Kerja tim
Kerjasama dan kebutuhan untuk membangun team work kuat pengaruhnya saat anak bermain video game. Beberapa game online misalnya, yang membutuhkan sebuah kerjasama tim untuk mencapai kemenangan.
9.              Mengatasi rasa sakit
Bermain video game bisa menjadi sarana untuk mengatasi rasa sakit fisik atau emosional,  misalnya, pada orang yang sedang menderita suatu penyakit di mana hanya dapat melakukan aktivitas di kamar tidur.

10.          Membuat orang senang
Salah satu efek terbesar dari bermain game adalah membuat orang bahagia. Namun, sangat penting untuk membatasi waktu bermain game, karena ada kemungkinan bahwa alat ini membuat Anda menjadi kecanduan. Biarkan anak-anak Anda untuk bermain game sesering mungkin, tapi jangan lupa mengingatkan mereka untuk berhenti. Pastikan pula anak Anda tetap melakukan aktivitas di lingkungan sosial


Dampak negative bermain game terlalu lama
1. Kelelahan mata
Seperti yang kita tahu, lahan bermain sudah semakin sedikit terutama di kota-kota besar. Dari kecil anak-anak sudah dikenalkan dengan ponsel, konsol game, pc tablet, laptop, yang membuat mata mereka menjadi pasif ketika berada di depan layar. Ketika bermain game, mata akan terus-menerus 'dipaksa' untuk menatap obyek di layar monitor. Ini membuat mata menjadi lelah.
2. Wasir atau ambeien
Keseringan duduk dalam waktu lama akan menyebabkan peredaran darah tidak lancar, serta mendesak pembuluh darah vena yang ada di daerah anus. Akibatnya pembuluh darah jadi menonjol dan timbul rasa sakit serta panas.
3. Berkurangnya metabolisme tubuh
Bermain game sangat minim dengan aktifitas fisik. Otot tidak melakukan aktifitas fisik sehingga menyebabkan metabolisme tubuh turun. Dalam jangka panjang, massa otot akan menurun, terjadi obesitas, sakit pinggang, menurunnya sistem imunitas sehingga mudah terkena penyakit.
4. Makan dan istirahat menjadi tidak teratur
Gamer yang maniak bermain game hampir pernah mengalami hal ini. Nge-game berlebihan akan menyebabkan pola makan dan istirahat berubah mengikuti jadwal main game mereka. Waktu makan dan istirahat menjadi tidak teratur. Kondisi ini tentu saja sangat rentan bagi kesehatan

5. Terkena sindrom Carpal Tunnel
Sindrom Carpal Tunnel atau cedera otot tangan ditandai dengan kesemutan, mati rasa, kelemahan serta kerusakan otot pada pergelangan tangan dan jari. Penyebabnya adalah tekanan dan ketegangan saraf di pergelangan tangan yang berfungsi merasakan dan menggerakkan tangan dan jari.



BEBERAPA GANGGUAN SISTEM PENCERNAAN
Appendiksitis :
Yaitu infeksi usus buntu, dapat merembet ke usus besar dan menyebabkan radang selaput rongga perut.
Diare
Penyakit pencernaan yang disebabkan oleh infeksi bakteri maupun protozoa pada usus besar. Karena infeksi tersebut, proses penyerapan air di usus besar menjadi terganggu, akibatnya feses menjadi encer dan akan mengalir ke usus dengan cepat sehingga defekasi menjadi lebih sering dengan tinja yang mengandung banyak air. Keadaan seperti ini disebut diare. Penyebab diare antara lain ansietas (stres), makanan tertentu, atau organisme perusak yang melukai dinding usus. Diare dalam waktu lama menyebabkan hilangnya air dan garam-garam mineral, sehingga terjadi dehidrasi.
Konstipasi atau sembelit
Terjadi akibat penyerapan air yang berlebihan pada sisa makanan di dalam usus besar. Akibatnya, feses menjadi sangat padat dan mengeras sehingga sulit dikeluarkan. Sembelit bisa disebabkan karena kurangnya mengkonsumsi makanan yang  berserat dan terlalu banyak mengkonsumsi daging. Untuk mencegah sembelit dianjurkan untuk buang air besar secara teratur setiap hari dan memperbanyak makan sayuran atau buah-buahan serta minum air putih.
Maldigesti Karbohidrat
Terjadi karena produksi enzim untuk mencerna karbohidrat tidak memadai. Produksi enzim ini sangat ditentukan oleh banyaknya protein.
Parotitis  
Penyakit gondong yaitu penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang kelenjar air ludah di bagian bawah telinga, akibatnya kelenjar ludah menjadi bengkak atau membesar.
Tukak Lambung (Ulkus)
Dinding lambung diselubungi mukus yang di dalamnya juga terkandung enzim. Jika pertahanan mukus rusak, enzim pencernaan akan memakan bagian-bagian kecil dari lapisan permukaan lambung. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadinya tukak lambung. Tukak lambung menyebabkan berlubangnya dinding lambung sehingga isi lambung jatuh di rongga perut. Sebagian besar tukak lambung ini disebabkan oleh infeksi bakteri jenis tertentu.


Xerostomia
 istilah bagi penyakit pada rongga mulut yang ditandai dengan rendahnya produksi air ludah. Kondisi mulut yang kering membuat makanan kurang tercerna dengan baik.
Beberapa gangguan pencernaan lain pada sistem pencernaan antara lain sebagai berikut: Peritonitis
merupakan peradangan pada selaput perut (peritonium). Gangguan pencernaan yang lainnya biasanya karena akibat mengkonsumsi makanan dan minuman yang dapat merangsang lambung, seperti alkohol dan cabe sehingga mengakibatkan rasa nyeri yang disebut kolik.
Penyakit pencernaan yang lainnya juga dapat disebabkan karena produksi HCl yang berlebihan yang mengakibatkan terjadinya gesekan pada dinding lambung dan usus halus, sehingga timbul rasa nyeri yang disebut tukak lambung. Gesekan akan lebih parah jika lambung dalam keadaan kosong karena pola makan yang tidak teratur dan pada akhirnya membuat pendarahan pada lambung. Gangguan pencernaan yang lain yang dapat terjadi pada lambung adalah gastritis atau peradangan pada lambung.
Cara mencegah  timbulnya gangguan pencernaan & penyakit pencernaan
Seperti yang telah disebutkan bahwa gangguan pencernaan bermacam-macam dan penyebabnya pun berbeda-beda namun untuk melakukan tindakan pencegahan agar penyakit pencernaan dapat kita hindari, anda dapat mecoba beberapa tips sederhana berikut ini :
·                 Menjaga waktu makan tidak terlalu berdekatan agar makanan dapat dicerna dengan sempurna
·                 Meningkatkan konsumsi makanan yang kaya akan serat
·                 Makanan yang dikonsumsi hendaknya dikunyah dengan baik karena akan mempermudah proses pencernaan selanjutnya
·                 Perhatikan komposisi seimbang antar lemak, karbohidrat, dan protein dengan mengkombinasikan makanan, lauk pauk serta buah dengan baik
·                 Jangan makan atau minum yang terlalu panas atau dingin karena dapat mengiritasi lapisan dinding lambung
·                 Hindari makan terlalu banyak atau kekenyangan
·                 Jangan berbaring atau tidur setelah makan, beri jara anatara 1-2 jam
·                 Hindari makanan yang dapat mengakibatkan iritasi
·                 Batasi makanan atau minuman yang dapat memicu gangguan pencernaan seperti (fast food, makanan yang mengandung koloseterol tinggi, minuman beralkohol dan bersoda)
·                 Kurangi makanan yang menimbulkan gas seperti nangka, durian dan umbi-umbian
·                 Perbanyaklah mengkonsumsi air putih , dll
·                 Yang terpenting adalah selalu menjaga pola hidup sehat dan melakukan pola makan yang sehat agar kita dapat terhindar dari berbagai penyakit
Kebiasaan buruk para gamers adalah duduk brlama lama didepan computer,serta melupakan waktu makan,dan BAK serta BAB ,sehingga ada kemungkinan timbul penyakit seperti di bawah ini:

1. konstipasi
2. ambiyen
3. obesitas



KONSTIPASI

DEFINISI
Sembelit (Konstipasi) adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami kesulitan buang air besar atau jarang buang air besar. Konstipasi akut dimulai secara tiba-tiba dan tampak dengan jelas. Konstipasi menahun (kronik), kapan mulainya tidak jelas dan menetap selama beberapa bulan atau tahun.
PENYEBAB
Konstipasi sering disebabkan oleh berubahnya makanan atau berkurangnya aktivitas fisik.

Obat-obat yang bisa menyebabkan konstipasi adalah:
- Aluminium hidroksida (dalam antasid yang dijual bebas)
- Garam bismut
- Garam besi
- Antikolinergik
- Obat darah tinggi (anti-hipertensi)
- Golongan narkotik
- Beberapa obat penenang dan obat tidur.

Konstipasi akut kadang-kadang bisa disebabkan oleh keadaan yang serius, seperti:
- penyumbatan pada usus besar
- berkurangnya aliran darah ke usus besar
- cedera pada saraf atau urat saraf tulang belakang.

Kurangnya aktivitas fisik dan terlalu sedikitnya serat dalam makanan merupakan penyebab yang sering ditemukan pada konstipasi menahun.
Penyebab lainnya adalah:
- aktivitas kelenjar tiroid yang kurang (hipotiroid)
- kadar kalsium darah yang tinggi (hiperkalsemia)
- penyakit Parkinson
- penurunan kontraksi usus besar (kolon inaktif)
- rasa tidak enak (tidak nyaman) pada waktu buang air besar (defekasi).

Sedangkan faktor psikologis berperan pada konstipasi akut maupun konstipasi menahun.


Gejala
Penderita konstipasi memiliki tinja yang keras, yang mungkin sulit untuk dikeluarkan.

Penderita juga merasakan rektumnya belum sepenuhnya kosong.

H.Populasi dan Sampel
1.      Populasi
Populasi adalah seluruh unit yang mempunyai karakteristik atau karakteristik-karakteristik sama dengan yang sedang diteliti (Nursalam, 2003).
Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah semua anak dengan kebiasaan bermain game lama di warnet dusun siaga sungai raya.


2.      Sampel
Sampel adalah sebagian dari populasi yang nilai/ karakteristiknya akan diukur dan yang nantinya dipakai untuk menduga karakteristik dari populasi (Sugiyono, 2006). Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik aksidental sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan/ insedental anak anak yang sedang bermain game dan memenuhi kriteria inklusi yang telah ditetapkan.
Kriteria inklusi pada populasi penelitian yaitu : anak yang bermain game lebih dari 5 jam dalam sehari, , anak telah berusia 10 tahun atau lebih (pasien dewasa), anak mampu berbicara lancar, serta bersedia menjadi responden dengan kriteria bersedia menandatangani surat persetujuan yang diajukan peneliti.. 
I.Sistematika Penulisan
HALAMAN JUDUL
HALAMAN PENGESAHAN
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR LAMPIRAN
BAB I : PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan Penelitian
D. Kegunaan Penelitian
BAB II : TINJAUAN PUSTAKA
A. Teori dan Konsep (yang mendukung variabel Penelitian)
1………………………
2. ……………………..
3. …………………….
dst…………………………

B. Definisi Konsepsional
C. Operasionalisasi Variabel
D. Hipotesis
BAB III : METODOLOGI PENELITIAN
A. Jenis Penelitian
B. Tempat dan Waktu Penelitian
C. Populasi dan Sampel
D. Teknik Pengumpulan Data
E. Alat Pengukur Data
F. Teknik Analisis Data
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN





DAFTAR PUSTAKA

Surya. (2005),  Kiat Mengatasi Perilaku Anak2; IKAPI,jakarta.


Arivin. (2000). Ilmu kesehatan anak; IKAPI, Jakarta.

Sertkan. (1996). Ilmu pencernaan; Pustaka Sinar Harapan, Jakarta.

Makhfudli. (2007). Keperawatan Kesehatan Komunitas: Teori dan Praktik dalam Keperawatan
; Direktorat Rumah Sakit Umum dan Pendidikan, Dirjen Pelayanan Medik, Jakarta.

Depkes RI. (2008). Ilmu Keperawatan Komunitas Kosep dan Aplikasi; Dirjen Pelayanan Medik, Departemen Kesehatan, Jakarta.

Gillies, DA. (1998). Nursing Management System Approachers, 2rd. Ed. Philadelphia; W. B. Sounders CO.

Nursalam. (2002). Pendekatan Praktis Metodologi Riset Keperawatan. Info Media, Jakarta.

Nursalam. (2002). Manajemen Keperawatan, Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional; Salemba Medika, Jakarta.

Arikunto, S. (2005). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek, Edisi Ke IV; PT Rineka Cipta, Jakarta.

Artikel Terkait



1 comment: